Jangan pergi!
Silakan tinggalkan detail kontak Anda, para insinyur kami akan menyiapkan solusi khusus untuk proyek Anda.

Penghancur rotari bergerak menghasilkan butiran berbentuk kubus sebesar 86% saat mengolah granit; angka ini bergantung pada bahan baku, kecepatan rotor, dan tingkat keausan komponen, serta lebih tinggi dibandingkan dengan penghancur rahang dan penghancur kerucut.
Pada kondisi operasi standar untuk pengolahan granit dengan tingkat kekerasan sedang, penghancur rotari bergerak ini menghasilkan persentase butiran berbentuk kubus sebesar 86%, yang merupakan indikator spesifikasi resmi dari produsen peralatan kelas ini.
Nilai akhir bentuk fraksi terutama dipengaruhi oleh kecepatan putaran rotor; berdasarkan hasil uji lapangan, ketika kecepatan ditingkatkan sebesar 12% dari nilai dasar, persentase butiran berbentuk kubus meningkat sebesar 4–6 poin, indikator ini juga dipengaruhi oleh jenis bahan baku yang diolah: pada pengolahan batu kapur, indikator tersebut mencapai 91% berdasarkan data pengukuran laboratorium, sedangkan pada pengolahan kuarsit, indikator tersebut menurun menjadi 81% berdasarkan hasil uji operasional di lokasi produksi yang sedang beroperasi.
Dibandingkan dengan penghancur rahang bergerak dengan kelas kapasitas yang sama, penghancur rotari bergerak menghasilkan persentase butiran berbentuk kubus yang 22–27 poin lebih tinggi menurut data referensi teknik, sedangkan jika dibandingkan dengan penghancur kerucut dengan daya yang setara, perbedaannya mencapai 9–13 poin berdasarkan hasil pengukuran produksi independen di lokasi pembangunan jalan.
Berdasarkan data pemeriksaan servis, ketika pelat pemukul rotor pada model 30% mengalami keausan sebesar 30% dari ketebalan semula, persentase butiran berbentuk kubus menurun sebesar 5–7 poin; sedangkan saat celah keluaran penghancur disetel pada ukuran fraksi maksimum 20 mm, angka tersebut meningkat sebesar 3–4 poin berdasarkan hasil pengukuran kontrol selama pemeliharaan rutin.
Persentase butiran kubus pada pengolahan granit 86 spesifikasi resmi Persentase butiran kubus pada pengolahan batu kapur 91 hasil uji laboratorium Persentase butiran kubus pada pengolahan kuarsit 81 data uji lapangan Batas toleransipenyimpangan indikator selama pengoperasian normal ±5 rentang referensi teknik Penurunan indikator akibat keausan elemen pemukul hingga 30% 5-7 hasil pengukuran servis
Apakah perubahan kapasitas produksi penghancur akan memengaruhi persentase butiran berbentuk kubus? Jika kapasitas produksi menurun sebesar 20% dari nilai nominal, indeks bentuk kubus akan meningkat sebesar 2-3 poin berdasarkan hasil pengukuran produksi. Apakah perlu melakukan penyetelan tambahan pada mesin penghancur untuk mendapatkan persentase butiran berbentuk kubus yang maksimal? Saat beralih ke pengolahan jenis bahan baku baru, cukup menyesuaikan kecepatan putaran rotor sesuai rekomendasi dalam dokumentasi teknis pabrikan. Indeks indeks kubikitas tetap terjaga selama pengoperasian penghancur yang berkepanjangan dan tanpa henti? Pada pengoperasian tanpa henti selama 8 jam tanpa penggantian komponen yang aus, penurunan indeks tersebut tidak melebihi 2 poin berdasarkan data pemantauan operasional