Jangan pergi!
Silakan tinggalkan detail kontak Anda, para insinyur kami akan menyiapkan solusi khusus untuk proyek Anda.

Pada proses penghancuran batu kapur berukuran 0–40 mm menggunakan berbagai jenis mesin penghancur, hasil fraksi berukuran 0–5 mm berkisar antara 32–45%, tergantung pada celah antar gigi, kadar air, kekuatan bahan baku, dan kandungan pengotor.
Dalam proses penghancuran batu kapur fraksi 0–40 mm yang standar menggunakan penghancur rahang dengan celah keluaran yang dapat disesuaikan sebesar 5 mm, persentase bahan jadi berukuran 0–5 mm mencapai 38–42 persen; nilai ini merupakan kisaran acuan teknis.
Parameter utama yang menentukan hasil fraksi target adalah besarnya celah lubang keluaran peralatan penghancur; ketika celah diatur tepat pada 5 mm, proporsi material berukuran kurang dari 5 mm meningkat sebesar 7–9 persen dibandingkan dengan celah yang diatur pada 7 mm; perbedaan ini merupakan data pengukuran yang diperoleh dari jalur produksi dengan kapasitas 150 ton per jam. Selain itu, hasil ini juga dipengaruhi oleh kadar air batu kapur baku; pada kadar air 2–3 persen, hasil fraksi 0–5 mm tetap berada dalam rentang dasar, sedangkan jika kelembapan melebihi 6 persen, proporsi material yang diinginkan menurun sebesar 4–6 persen. Ketergantungan ini telah dikonfirmasi oleh hasil pengujian di lokasi tambang di Distrik Federal Tengah Federasi Rusia.
Berdasarkan spesifikasi resmi produsen peralatan penghancur, pada pengolahan batu kapur dengan batas kekuatan tekan 80–120 MPa dengan fraksi awal 0–40 mm pada penghancur kerucut dalam mode penghancuran halus, hasil fraksi 0–5 mm mencapai 32–36 persen; nilai ini sesuai dengan spesifikasi resmi peralatan tersebut. Apabila menggunakan penghancur rotari dengan dua rotor kerja, angka yang sesuai mencapai 41–45 persen, yang disebabkan oleh tingkat penghancuran material yang lebih tinggi akibat dampak benturan; hasil ini diperoleh selama uji produksi di fasilitas pengolahan bahan bangunan non-logam.
| Jenis penghancur | Jarak celah keluaran (mm) | Persentase fraksi 0–5 mm | Kategori data |
|---|---|---|---|
| Mesin penghancur rahang untuk proses penghancuran menengah | 5 | 38–42 | Ruang Lingkup Referensi Proyek |
| Mesin penghancur kerucut untuk penghancuran halus | 5 | 32–36 | Spesifikasi Resmi |
| Penghancur rotari dua rotor | 5 | 41–45 | Data pengukuran aktual |
| Mesin penghancur rahang untuk proses penghancuran menengah | 7 | 29–33 | Nilai hasil perhitungan |
Pertanyaan pertama: Berapa persentase fraksi 0–5 mm yang dihasilkan saat mengolah batu kapur dengan kekuatan tekan di atas 150 MPa? Jawabannya: Ketika batas kekuatan tekan material ditingkatkan hingga 150–180 MPa, persentase fraksi target akan berkurang sebesar 5–7 persen dibandingkan dengan nilai dasar untuk batu kapur standar; nilai ini merupakan rentang referensi teknik. Pertanyaan kedua: apakah porsi material 0–5 mm dapat ditingkatkan tanpa mengganti peralatan penghancur? Jawabannya: untuk itu, cukup dengan menurunkan kapasitas produksi lini sebesar 12–15 persen dari nilai nominal; hal ini akan memperpanjang waktu tinggal material di ruang penghancur dan meningkatkan hasil fraksi target sebesar 4–6 persen. Hasil ini diperoleh berdasarkan uji produksi. Pertanyaan ketiga: bagaimana pengaruh adanya kotoran liat dalam bahan baku terhadap hasil fraksi? Jawabannya: dengan kandungan inklusi liat hingga 10 persen dari massa total fraksi awal 0–40 mm, proporsi material 0–5 mm berkurang sebesar 3–5 persen; jika kandungan campuran melebihi 15 persen, kemungkinan terjadi penyumbatan di ruang penghancur, yang semakin mendistorsi indikator komposisi fraksi produk jadi. Ketergantungan ini dikonfirmasi oleh rekomendasi resmi dari produsen peralatan penghancur.