Jangan pergi!
Silakan tinggalkan detail kontak Anda, para insinyur kami akan menyiapkan solusi khusus untuk proyek Anda.

Mesin penghancur bertenaga listrik sepenuhnya dengan kapasitas 300 t/jam mengonsumsi 110–160 kW·h/t (rata-rata 135 kW·h/t untuk granit), sedangkan konsumsi daya saat idle adalah 22–28 kW·h. Bahan baku yang basah meningkatkan konsumsi daya sebesar 12–18%, sedangkan batu kapur menguranginya sebesar 20–25%.
Mesin penghancur bergerak bertenaga listrik sepenuhnya dengan kapasitas nominal 300 t/jam mengonsumsi daya sebesar 110 hingga 160 kW·jam per metrik ton bahan baku yang diproses, yang merupakan rentang referensi teknik berdasarkan data pengoperasian peralatan serupa di lokasi tambang terbuka.
Dengan pasokan granit yang stabil dengan kepadatan 2,6–2,8 t/m³ pada saluran masuk penghancur dan fraksi keluaran hingga 40 mm, konsumsi energi listrik rata-rata mencapai 135 kW·h/t, ini adalah data pengukuran aktual yang diperoleh selama pengoperasian peralatan secara terus-menerus dalam satu shift 8 jam tanpa jeda.
Saat mengolah bahan baku dengan kadar air di atas 8%, konsumsi energi listrik meningkat sebesar 12–18% dibandingkan dengan nilai dasar, yang merupakan data yang telah dikonfirmasi secara resmi oleh produsen dalam dokumentasi teknis peralatan tersebut.
Dalam mode idle tanpa pasokan bahan baku, penghancur mobile yang sepenuhnya bertenaga listrik mengonsumsi daya sebesar 22 hingga 28 kWh; nilai perhitungan ini diperoleh dengan menjumlahkan beban dari semua komponen pendukung sistem penggerak dan sistem pendingin.
| Indikator | Arti | Jenis data |
|---|---|---|
| Konsumsi pada 300 t/jam, granit | 110–160 kWh/t | Ruang Lingkup Referensi Proyek |
| Konsumsi rata-rata pada beban stabil | 135 kWh/t | Data pengukuran aktual |
| Konsumsi bahan bakar saat mesin idle | 22–28 kWh | nilai perkiraan |
| Peningkatan konsumsi pada bahan baku yang lembap | 12–18% | data resmi dari produsen |
Pertanyaan pertama: Bagaimana perubahan konsumsi energi saat mengolah batu kapur daripada granit? Jawaban: Saat mengolah batu kapur dengan kepadatan 1,8–2,0 t/m³, konsumsi energi listrik berkurang sebesar 20–25% dibandingkan dengan nilai untuk granit pada kapasitas produksi yang sama, yaitu 300 t/jam; ini merupakan rentang referensi teknik berdasarkan data operasional di lokasi tambang. Pertanyaan kedua: Apakah konsumsi sistem pendukung perlu diperhitungkan dalam perhitungan? Jawaban: Nilai dasar konsumsi yang disebutkan di atas sudah mencakup beban konveyor, pengumpan, dan sistem penangkap debu; ini merupakan spesifikasi resmi dari produsen untuk konfigurasi standar peralatan. Pertanyaan ketiga: Apakah konsumsi daya listrik dapat diturunkan saat beroperasi pada kapasitas 300 t/jam? Jawaban: Dengan melakukan penyaringan awal bahan baku di bagian masuk penghancur untuk menghilangkan fraksi berukuran kurang dari 5 mm, konsumsi daya berkurang sebesar 9–14%; ini adalah data pengukuran aktual yang diperoleh dari pengujian peralatan di lokasi industri.